Masdarodjat
Cepat Tidak Mendahului, Tajam Tidak Melukai
Kamis, 09 Maret 2017
Sabtu, 22 Oktober 2016
Lima Tokoh Perempuan Penting di Bidang Teknologi
Di dalam bidang yang satu ini, saat ini banyak sekali
nama-nama perempuan yang memiliki peran penting. Dari Sheryl Sandberg yang
bekerja sebaga COO Facebook ataupun
Marissa Mayer yang hingga sekarang menjabat sebagai CEO dari Yahoo. Namun,
jauh sebelum kedua perempuan tersebut muncul, cukup banyak nama-nama lain yang
juga turut berperan penting dalam mengembangkan teknologi hingga maju seperti
sekarang.
Berikut
ini adalah Lima Tokoh Perempuan Penting di Bidang Teknologi dari Zaman ke Zaman
yang berhasil PG rangkum melalui mashable.
Sabtu, 15 Oktober 2016
Masdarodjat: Cerita Jusuf Kalla Tentang Bank Century
Masdarodjat: Cerita Jusuf Kalla Tentang Bank Century: 13 November 2008. Pagi. Bank Century kolaps, bangkrut. Bank itu kalah kliring. Sore harinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ber...
Masdarodjat: MUHAMMADIYAH DAN POLITIK (3) HABIS
Masdarodjat: MUHAMMADIYAH DAN POLITIK (3) HABIS: Terdapat beberapa argumen yang patut kita perhatikan. Pertama , menyimak hadits Nabi di atas, jelas menunjukkan suatu keharusan untuk men...
Masdarodjat: MUHAMMADIYAH DAN POLITIK (2)
Masdarodjat: MUHAMMADIYAH DAN POLITIK (2): Pada masa Orde Baru, terjadi perubahan mengerucut. Paradigma Pembangunan yang mengedepankan pembangunan ekonomi daripada politik, berdampa...
Masdarodjat: MUHAMMADIYAH DAN POLITIK (1)
Masdarodjat: MUHAMMADIYAH DAN POLITIK (1): Berbicara tentang Muhammadiyah dan Politik, tidaklah dimaksudkan untuk membawa pemikiran kepada perwujudan Muhammadiyah sebagai sebuah org...
MUHAMMADIYAH DAN POLITIK (3) HABIS
Terdapat beberapa argumen yang patut
kita perhatikan. Pertama, menyimak hadits Nabi di atas, jelas
menunjukkan suatu keharusan untuk menempatkan amar makruf dengan tangan
(kekuasaan) menjadi prioritas utama. Sekarang ini reformasi telah digulirkan,
di antara jargonnya adalah pemberantasan KKN. Dalam model kultur masyarakat
Indonesia yang paternalistik, hanya tauladan pucuk pimpinan nasional yang bisa
berpengaruh. Ibaratnya, bila sapu yang digunakan untuk membersihkan KKN itu
bersih, baru KKN bisa dihilangkan, akan tetapi jika sapunya kotor, mana mungkin
bisa membersihkan. Bagi Muhammadiyah, maka tidak ada jalan lain kecuali merebut
kepemimpinan nasional, bila ingin menyelamatkan reformasi. Kedua,
Melihat perkembangan hasil reformasi selama lima tahun terakhir, menunjukkan
hal yang belum menggembirakan. Dalam aspek ekonomi, tidak suatu perbaikan yang
signifikan. Hal ini tentunya erta terkait dengan visi dan komitmen presiden
sebagai panutan rakyat. Dengan demikian misi amak makruf nahi munkar tidaklah
menjadi hilang, malah diberi pemaknaan sesuai konteksnya.
Langganan:
Postingan (Atom)